Postingan

Menampilkan postingan dengan label Sudrajat-Syaikhu

Gerindra, Yakin Popularitas Sudrajat-Syaikhu Bisa Meningkat Hingga 60%

Gambar
Gerindra, Yakin Popularitas Sudrajat-Syaikhu Bisa Meningkat Hingga 60% . Jakarta – Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)  mengaku optimis bisa memenangkan Pilkada Jawa Barat pada 27 Juni 2018 mendatang. “Kita yakin, dan ingin pasangan Sudrajat-Ahmad Syaikhu menang di Pilkada nanti,” kata Ferry dalam diskusi bertajuk ‘Dinamika dan Proyeksi Pilkada Jawa Barat’ di Hotel Harris Suites, Jakarta. Menurut Ferry, sekitar satu bulan yang lalu, popularitas calon gubernur dan wakil gubernur yang diusungnya itu tidak begitu signifikan. Tetapi, seiring berjalannya waktu, popularitas calon yang didukungnya tersebut makin hari makin terus meningkat. “Satu bulanan yang lalu pasangan kami berkisar 20%-nan, karena mereka pendatang. Karena yang paling penting popularitasnya dulu. Namun, sekarang sudah 30%-nan tingkat pengenalan kepada publiknya,” ujar Ferry. Ia juga yakin jika popularitas kandidatnya itu akan terus meningkat dengan baik. ...

Survei IDM Terbaru: Pasangan ASYIK Lebih Unggul Di Tiga Wilayah Jabar

Gambar
Survei IDM Terbaru: Pasangan ASYIK Lebih Unggul Di Tiga Wilayah Jabar . Lembaga Survei Indonesia Develoment Monitoring (IDM) mengumumkan hasil survei terbarunya tentang Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2018. Hasil terbaru pasangan Sudrajat dan Ahmad Syaikhu atau yang dikenal dengan ASYIK unggul dibanding calon lainnya. Direktur Eksekutif IDM Bin Firman Tresnadi mengungkapkan bahwa survei dibagi menjadi 3 kategori pemilih yakni dari Pantura, Priangan dan Pamalayon. Hasilnya, elektabilitas Asyik di Pantura mencapai 31 persen. Firman memaparkan bahwa saat responden diberikan pertanyaan siapa yang akan dipilih menjadi gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, sebanyak 31,2% responden memilih pasangan ASYIK. Sedangkan Deddy-Dedi 26,3%, Disusul Hasanah 20,7%, Rindu 11,3% dan warga yang tidak memilih 10,5 persen. Pada basis pemilih Priangan, pasangan Asyik meraih 35,6%, Rindu 25,3%, Hasanah 10,7%, Dua DM 16,3% dan tidak memilih 5,8%. Pasangan ASYIK juga unggul di Pamalayon ...

Mengentaskan Kemiskinan, Prabowo Minta Sudrajat-Syaiku Jalankan Revolusi Putih

Gambar
Mengentaskan Kemiskinan, Prabowo Minta Sudrajat-Syaiku Jalankan Revolusi Putih . Ketua Umum Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Prabowo Subianto menginginkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Sudrajat-Ahmad Syaikhu atau yang biasa disebut pasangan Asyik untuk menjalankan Revolusi Putih jika terpilih di Pemilihan Gubernur Jawa Barat (Pilgub Jabar) 2018. “Mengentaskan kemiskinan dan kelaparan merupakan tugas negara sesuai dengan amanat UUD 1945,” kata Prabowo dalam pidato politiknya di Hotel Bumi Wiyata, Depok, Jawa Barat, Ahad 1 April 2018. “Negara merdeka yang maju, negara merdeka tidak boleh ada anak-anak yang kelaparan. Tidak boleh ada anak-anak kita yang kekurangan gizi. Untuk pertama kali gubernur di DKI sudah diterpakan. Sekarang revolusi putih. Anak-anak sekolah dikasih susu,” kata Prabowo disambut tepuk tangan kader. Program Revolusi Putih dianggap Prabowo menjadi salah satu jurus untuk mengentaskan kemiskinan di Tanah Air. “Pr...

10 Kontrak Politik Antara Buruh Jawa Barat Dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu

Gambar
10 Kontrak Politik Antara Buruh Jawa Barat Dan Sudrajat-Ahmad Syaikhu . Pada hari Rabu tanggal 27 Juni 2018, sesuai jadwal Komisi Pemilihan Umum (KPU) seluruh warga Jawa Barat akan melakukan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur periode 2018-2023. Meski demikian, dari empat pasangan calon yang ada, hanya pasangan nomor urut 3 yaitu Sudrajat dan Ahmad Syaikhu yang berani melakukan kontrak politik dengan buruh/pekerja di bawah naungan Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI). Hal itu dibuktikan, ketika pada hari Sabtu tanggal 21 April 2018 di Lapangan SMPN 1 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, sejak pukul 11.00 Ahmad Syaikhu dan para pimpinan KSPI serta para buruh/pekerja berkumpul untuk mendeklarasikan dukungan dan menandatangani kontrak politik antara Paslon No urut 3. Adapun isi dari kontrak politik tersebut adalah sebagai berikut: 1. Menetapkan upah minimum provinsi Jawa Barat lebih tinggi dari ketentuan PP 78/2015 melalui mekanisme Dewan Pengupahan, serta ...

Survei IDM, Elektabilitas Sudrajat-Syaikhu Mulai Unggul di Pilkada Jabar 2018

Gambar
Survei IDM, Elektabilitas Sudrajat-Syaikhu Mulai Unggul di Pilkada Jabar 2018 . Bandung – Indonesia Develoment Monitoring (IDM) menggelar survei terhadap empat kandidat yang pasangan calon yang bertarung pada Pilkada Jabar 2018. Pasangan yang bertarung yakni pasangan Asyik Sudrajat dan Ahmad Syaikhu yang diusung Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), dan Partai Amanat Nasional (PAN). Lalu Ridwal Kamil dengan Uu Ruzhanul Ulum yang diusung koalisi empat partai politik, yaitu Partai NasDem, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Kemudian Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi yang diusung oleh Partai Demokrat dan Partai Golongan Karya (Golkar). Terakhir, pasangan yang diusung Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) tanpa koalisi yakni Tubagus Hasanuddin dan Anton Charliyan. Dari hasil survei IDM, yang dibagi menjadi tiga kategori pemilih yakni dari Pantura, Per...

Sudrajat-Syaikhu Siap Adopsi OK OCE di Depok

Gambar
Sudrajat-Syaikhu Siap Adopsi OK OCE di Depok . Depok – Sandiaga Uno, Wakil Ketua Dewan Pembina mengingatkan kepada warga Depok, Jawa Barat tidak perlu khawatir soal lapangan pekerjaan. Sandiaga mengatakan, pasangan cagub dan cawagub Asyik Jabar Sudrajat-Ahmad Syaikhu akan mengadopsi program OK OCE di Depok. “Insyaallah di bawah Pak Syaikhu dan Pak Sudrajat ini nanti ada program OK OCE di Depok. Tadi kami juga udah bicara sama pengusaha UKM. Pilihlah Pak Ahmad Syaikhu ya, karena juga Pak Syaikhu punya program kelas menengah ke bawah,” ujar Sandiaga. Hal ini disampaikan Sandiaga saat menjadi juru kampanye Sudrajat-Syaikhu di Jl TPU 3, Kalimulya, Cilodong, Depok. Sandiaga juga menceritakan mendapat keluhan dari pedagang pasar terkait harga kebutuhan pokok. Acara ini juga dihadiri Syaikhu. Syaikhu juga meluncurkan program Kartu Pasti Kerja (KPK) yang mengadopsi OK OCE.